Road to Obtain “Plat Hijau” Part 2 :)

Saatnya melanjutkan tulisan sebelumnya… 🙂
Ya,, tepat setahun yang lalu di bulan maret tanggal 10, aku mulai resmi bergabung dalam PPS IT BRI 12,, tandatangan kontrak dan lanjut persiapan outwardbound keesokan harinya di jatiluhur…

Kalo ga salah outwardbound bersama OBI di jatiluhur waktu itu berlangsung selama 3 hari,,, disana kami digembleng secara fisik dan psikis… 3 hari tanpa hp ataupun gadget lainnya,, tinggal di tenda dan jauh dari keramaian pula

Aktivitasnya seru dan menantang: Tantangan tali, mendaki gunung, dan juga kano di waduk jatiluhur… Hari pertama diisi dgn game2 ringan yang setiap selesai game,, tiap kelompok yang didampingi satu instruktur OBI saling berdiskusi mengenai insight yang bisa diambil dr game kelompok,, hari kedua kami mulai pagi hari dgn senam pagi dan lanjut tantangan tali… Alhamdulillah semua bisa q lalui dgn lancar… Berikutnya kami mulai pendakian gunung dgn dibekali peralatan lengkap yg dimasukkan dlm ransel yang bener2 berat dan gede sebab selama 2 hari itu kami akan berpetualang dgn mencari lokasi tertentu berbekal peta buta dan kompas dan instruktur mengawasi kami dari kejauhan tanpa ikut terlibat dalam ekspedisi tim (bener2 berasa ikutan mapala hehehe)

Kami dibagi menjadi beberapa tim dgn anggota tim sekitar 14an orang… Setiap tim diberikan tugas ekspedisi yang terpisah… Pendakian gunung bener2 berasa capeknyAaaaa… Medannya susah banget,, terjal ditambah hujan pula dan juga ransel yang begitu berat. -__-” Sempet merasa Ya Allah udah ngga kuat fisik ini,, sampai2 begitu jalan di tempat yang mendaki,, cowo2 ngulurin bambu untuk kita pegang jadi jalannya berasa ringan (hal ini akhirnya dievaluasi oleh instruktur bahwa meskipun cewe,, kita ga boleh lemah).. Alhamdulillah anggota tim aku orang2nya baik, dewasa, melindungi, dan ada yg sebelumnya aktif di mapala… Huffh perjalanannya panjang deh bener2 capek fisik… Pendakian gunung ini bertujuan untuk mencari lokasi tertentu,, kalo navigator kelompok salah baca peta,, bakalan lama kita jalan buat nemuin tempat tujuan… Alhamdulillah sebelum maghrib kami sudah sampai di tempat tujuan…. Subhanallah pemandangannya indah,, capek fisik tadi seakan2 hilang karena terpana akan indahnya alam yang kami lihat… Begitu sampai loikasi, kami langsung mendirikan tenda dan mulai masak2..m malem harinya kami diskusi didampingi instruktur sembari makan malam… Ya,, malam evaluasi aktivitas kami tadi…. Insight yg bisa diambil adalah jangan memanjakan kelemahan kita,,, kita bukan orang lemah…

Hari berikutnya kita berkano di waduk jatiluhur,, tim kami memiliki 7 kano jadi dalam satu kano ada 2 orang,,, kalo sebelumnya mencari lokasi di darat,, sudah saatnya kami mencari lokasi lewat danau dgn berbekal kano, dayung, peta buta dan kompas, dan juga ransel berat kami… Awalnya ngerasa seneng krn seru juga melewati beberapa pulau kecil sambil berkano,,, lama2 seiring naiknya sang matahari,, kami myulai kecapean dan kepanasan… Kulit kami setelah berkano jadi hitem terbakar… Hehehe,,, Lokasi yg menjadi target adalah tempat makan siang berada,, sempet nyasar juga krn susah nyari titik lokasi lewat peta buta dgn info titik lintang dan bujur… Alhamdulillah jam 2 siang kami sampai lokasi target dan langsung menyantap makan siang dgn lahapnya… Di saat makan siang, instruktur kami bilang kalo kami telat nyampai tempat itu,, jadi nanti kami harus menerima konsekuensi bahwa sekitar jam 3an ketika kami mencari titik lokasi tujuan akhir,, diperkirakan akan ada badai… Dalam hati sih bilang,, keknya bapak instruktur nakut2in kami aja,, masa danau yg airnya setenang itu bisa ada badai,, langitnya cerah lagi…

Setelah makan siang, tim kami melanjutkan berkano untuk mencari titik terakhir… Kami mengatur strategi,, 1 kano di depan sebagai navigator,, kano aku ada di urutan kedua dari depan,,, dan kano paling belakang adalah tim sweeper… Ya Allah bener2 capek pokonya.. Tiba2 sekitar jam 3 sore,, kami kebetulan tepat di tengah2 danau dan jauh dari pulau,,, langit mulai mendung, angin makin kencang, dan arus air makin kuat…. Masya Allah bener2 takut saat itu Ya Allah,,, tim kami udah mulai berpisah aku dan kano navigator berada di paling depan sementara kano2 lain di belakang udah ngga terlihat…. kami harus mendayung dengan sangat kuat agar ga kebawa arus ke bendungan… (Ngga kebayang deh kalo sampai kebawa arus ke bendungan,, sereeem)… Hujan deras pun mulai turun,, gelombang air mencapai satu meter,,n aku harus bertahan agar kano dan barang2 kami ngga karam…. Ya Allah,, bener2 dalam hati merasa seakan2 sakaratul maut,,, kalimat takbir senantiasa aku ucapkan sambil mendayung di arus yang sangat kuat,,, dalam hati juga bilang Ya Allah saya belom siap kalo dipanggil sekarang,,, masih banyak dosa yang masih menempel,,, hiks2 Beri hamba kesempatan Ya Allah untuk memperbaiki semuanya… Bener2 deh,,, sereeeeeem banget dingin, hujan deres, gelombang tinggi, kano naik turun hampir kebalik,, suara anginnya kayak suara badai…. Ya Allah ampuni aku,, (doa dalam hati sambil berusaha mempertahankan kano agar tidak kebalik)… Sementara itu kano navigator di depan aku yang salah satunya ada yang dulunya ikut mapala beri sinyal dari kejauhan agar kami merapat ke kano dy… Kayaknya dy khawatir ke kano aku… Mereka berusaha membelokkan kanonya mendekati kami dan astaghfirullah…. Kano mereka kebalik,,, maz zaki dan yola jatuh ke air… Sementara aku dan mando harus terus bertahan mendayung kano agar tidak karam dan kami ngga mungkin bisa menolong krn mereka cukup jauh,,, Ya Allah bener2 nangis ngga tega mereka terombang ambing di ombak yang besar sambil berusaha tetap memegang kano yang terbalik… Pertolongan pun belom juga dateng meski kita udah meniup peluit dan kasih semaphore minta pertolongan… Kami terus mendayung sementara ngga tau nasib kawan kami yang kanonya kebalik itu… Temen sekanoku, mando, meski dlm suasana menyeramkan itu alhamdulillah orangnya ngga panikan,, dy menenangkan gitu (meskipun akhirnya dy ngaku kalo sebenernya dy saat itu juga ketakutan),, katya dy ayo sa terus dayung,, mereka pasti udah ada yang nolong di belakang,, kita harus nyampe pulau depan,,, Ya dengan sekuat tenaga aku dayung biar sampe tambak yg sudah keliatan ga begitu jauh… Parahnya,, temen sekano aku yang posisinya di belakang,, sambil dayung dia juga sambil nguras air yang masuk pake gayung… Dan ngga sadar eh dia malah ngga sengaja gayubgnya kebuang sambil nguras… Ya Allah kayaknya bener2 mati ini,, kalo ga ada gayung,, air yang masuk kano makin banyaka dan kami bisa tenggelam,,, dengan arus yang besar itu jaket pelampung sepertinya ngga guna,,, terus menerus dalam hati bersolawat dan mendayung… Dan alhamdulillah arus sepertinya membawa kami ke tambak tengah waduk… Alhamdulillah… Di sana kami ditolong nelayan2 tambak…. Ya Allah legaaaaaaa banget terbebas dari badai,,, tapi kami masih kepikiran 2 temen kami yang kanonya terbalik tadi…. Sambil nunggu di tambak.. Badai udah mulai mereda,, aruspun kembali tenang dan hujan berhenti… Alhamdulillah…. Tiba2 dari kejauhan 2 orang teman yg kanonya terbalik tadi menuju tambak bersama speed boat instruktur,,, alhamdulillah mereka selamat… Sampai di tambak kami semua cerita,, bahkan kedua teman aku itu bener2 pasrah kalo mereka bakal meninggal waktu kano mereka kebalik dan mereka jatuh lterombang ambing gelombang yg tinggi,,, katanya life jacket ngga ada gunanya sama sekali waktu itu… Mereka safe their life dgn berusaha berpegangan ke kano yang kebalik… Ternyata mereka ditolong oleh nelayan…. Ya Allah,,, kejadian itu bener2 jadi pengalaman sangat berharga…. (Ternyata firasat ibuku bener,, sebelum aku berangkat outbound,, Ibuku bilang agar aku hati2 saat di sana krn semalem sebelom aku berangkat,, Ibuku mimpi jatuh di sungai yang arusnya deres banget dan alhamdulillah ibuk bisa pegangan kain2 gombal yang jadi tali)… Terimakasih Ya Allah,, Engkau masih beri diri ini kesempatan untuk beribadah padaMu….

Ternyata teman2 kami yang di belakang,, pada kebalik juga kanonya,, untungnya mereka belom begitu jauh, jadi cepet dapet pertolongan…. Ekspedisi kami ternyata harus dilanjutkan untuk menuju tempat tujuan… Ya Allah,,, tega sekali… Kami berkano sampai jam 9 malem baru nyampe tujuan,,, ada rasa was2 juga takut ada badai dateng… Hiks2… Ada teman kami cewe yang pingsan saat kami masih berkano di malam hari… Ya iyalah kita berkano dari jam 9 pagi sampe malem,, kondisi kami sudah sangat lelah…temen cewe aku akhirnya dibawa dgn speed boat dan dibarengin temen cewek satu lagi di timku,,, mereka menuju lokasi terkahir dgn speed boat itu… Dan ternyata yg sisa berkano cewenya aku doang,, yang lain cowo2… Kami rasa ini udah terlalu,, fisik kami udh terkuras habis bahkan beberapa diantara kami sempet ngomel2 gt ke instruktur… Bahkan ada yg bilang bendera putih,,, yg cowo aja pada nyerah… Tapi alhamdulillah aku masih kuat mendayung… Bendera putih kami diabaikan oleh inbstruktur yang semenjak hari nulai gelap, dy bergabung dgn rombongan kano kami di depan… Kami terus mendayung pasrah hingga akhirnya kami sampai lokasi dan mulai lagi bangun tenda… wahhh bener2 tepar deh…. Sebelum tidur,, kami makan malam dgn mie rebus dan seperti biasa melakukan evaluasi dan diskusi….  Keesokan harinya kami lanjut berkano dan alhamdulillah sebelom jnam badai,, tim kami udah sampai lokasi tujuan… Tahap akhir adalah solo camp… Kami akan disebar sendiri2 dalam sebuah pulau dengan dibekali jas hujan sbg tenda, satu lilin, korek gas, dan senter… Setiap kami tempatnya agak berjauhan dan ga bisa saling lihat… Kami dilepas dari jam 5 sore di titik yang udah ditentukan,,, dan jam 6 pagi harus udh balik ke basecamp… Awalnya bingung juga gmn caranya bikin tenda dari jas hujan,,, kreatifitas bisa muncul dlm keadaan terpaksa,, akhirnya bisa juga bikin tenda sendiri dari jas hujan,,, hari mulai gelap sebenernya agak takut sih,, tempat aku deket semak2 hiks2 ditemani lilin,, hujan,, dan kegelapan… Merenugn sambil baca2 wirid biar ngga ada apa2… Ternayata aku bikin tendanya salah,, air hujan bisa merembes krn tanahnya juga miring… Wah terpaksa tidurnya sambil duduk aja dengan kondisi kedinginan kena air… Alhamdulillah ngga ada apa2 hingga pagi menjelang dan tenda kembali diberesin untuk kembali ke basecamp… Waktu berasa lama saat itu,,, serem… Waktu itu jadi bisa ngerasain betapa nikmatnya bisa tinggal di rumah dan tidur di kasur,,, di luar dingin dan takut ada yang aneh2 sebab itu pulau yang ga kita tau dan lilin abis juga… 😦 begitu mulai terang subuh,, alhamdulillah selesai sudah penderitaan ini… Hehehe

Akhirnya,,, selesai sudah masa penggemblengan dan kami kembali ke jakarta dgn kondisi kulit hitam terbakar matahari 🙂
Btw pps setelah kami penggemblengannya sudah ngga lewat outbond lagi,, tapi lewat secapa sukabumi… Mungkin krn pengalaman badai kami kali ya… Padahal seru loh :))

Selama masa pendidikan diklat, aku dan teman pps umum dan it tinggal di hotel garden kemang,,, segalanya difasilitasi dari makan, cuci, dan transport… Kami belajar kepribadian dan perihal perbankan di diklat dan juga di kantor pusat… Setelah sebulan,, pps it memasuki tahap OJT (on the job training),,, waktu itu aku setim sama tika dan ona untuk OJT di BRI Kanca Gunung Sahari,,, tempat tinggal sudah tidak ditanggung bri tapi udah tanggungan kita sendiri… Kami akhirnya mencari kosan dan dapet kosan yang alhamdulillah cocok di komplek angkasa pura kemayoran yang lokasinya ngga begitu jauh dari kanca gunung sahari…. Ternyata jauh banget gunsa ke depok 😦

Selama sebulan kami belajar oprasional perbankan… Duduk belajar bareng cs, teller, amo, dan ikut survey bareng ao…

Setelah masa ojt selesai,, kami mulai ojt di divisi TSI… Semula divisi ini ada di kantor pusat BRI I sudirman , ketika saya masuk alhamdulillah gedungnya pindah ke ragunan… Selama ojt tsi, tiap2 dari kami diberi satu proyek untuk dikerjakan dan 3 bulan nantinya harus dipresentasikan sebagai ujian sidang akhir kelulusan pps it… Proyek aku saat itu adlah aplikasi pembayaran pdam malang melalui teller BRI selindo… Awalnya,, ragu bisa ngga ya aku yang ga jago coding bahkan dulunya ngga suka coding bisa nyelesein dalam waktu 3 bulan… Alhamdulillah aplikasi ini bisa live di waktu yang ditargetkan…. Menjelang sidang akhir,,, deg2an banget… Pengujinya kadiv TSI dan HBL karena user aku divisi HBL…. Alhamdulillah saat sidang,,, babe ngga nanya macem2… Serasa dimudahkan…. Terimakasih Ya Allah 🙂

Sampai saat ini, proyek aku kebanyakan pdam,,, sudah pernah ke malang, bandung, probolinggo, situbondo, dan juga denpasar…. Semangat yuuk!

Alhamdulillah pekerjaan insyaAllah udah settle… Selanjutnya…. Keluarga,,, hehehe
Semoga Allah memberikan jodoh yang terbaik…. Amiin… 🙂

Author: asa

Green lover ;)

4 thoughts on “Road to Obtain “Plat Hijau” Part 2 :)”

  1. mbkk..makasih yhaa udh post ttg pps ini 🙂 kebetulan bgt aq taun ini diterima pps bri..aq mau tanya mbk,stelah diklat yg ktanya 11bln itu,apa ada kemungkinan kalo aq nantinya gak bs jd karyawan tetap dan gugur ditengah jalan yha mbk?

    1. sama2 siska 🙂 Yap setelah belajar 11 bulan, nanti bakal ada kompre, dari hasil kompre itulah kita bisa dinyatakan lulus atau nggaknya… Kalo ngga lulus kompre, biasanya disuruh ngulang belajar lagi.. Asal attitude kita baik, insya Allah pasti diterima jadi staf meskipun pake ngulang… tapi kalo attitudenya buruk, bisa2 di tengah jalan digugurkan… Good luck ya for traineenya 🙂

  2. Hallo mba, salam kenal ya, ak mau konsultasi niih ttg ojt kanca, kbtulan dpt di sana juga. Kalau sempet hubungin ak via email yah mbak biar bisa nanya2 lebih jauh.. Makasiih (•ˆ⌣ˆ‎​​​​•)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s