Ibu rumah tangga, perkerjaan yang mulia :)

Kadang terbayang, jadi istri dan ibu rumah tangga itu bener-bener memerlukan tenaga ekstra, harus gesit, ngga ada yang namanya nanti dulu aja, dan ngga ada leyeh-leyeh kalo perkerjaan rumah belum beres. Jadi teringat ibu.. dan sepertinya ibu kita semua juga sama.. ngga bisa diam kalo melihat ruangan berantakan sedikit, ada tumpukan baju kotor di keranjang, atau tumpukan piring kotor dan gelas kotor di dapur, tumpukan baju-baju yang belum disetrika, dkk. Ibu saya ngga bisa kalo melihat kondisi rumah yang seperti itu. Semua pekerjaan rumah langsung dihajar, dilahap, dan disikat sendiri sampai tuntas karena di rumah tidak ada ART (asisten rumah tangga). Dulu waktu masih di rumah, sebagai anak yang berbakti *halah* 😛 saya setidaknya ikut bantulah minimal nyapu, ngelap2, n nyuci piring..

Setiap harinya, ibu bangun paling awal.  Mulai dari solat, masak buat sarapan, nyiapin baju kerja bapak dan apa- aja yang dibawa semuanya udah ditata rapih. Bapak tinggal bangun tidur, solat, mandi, ganti baju dan tinggal ambil sarapan yang sudah disiapkan ibu. Subhanallah, hectic banget ya pagi-pagi bagi seorang istri dan ibu rumah tangga. Benar-benar melayani Bapak 🙂 Bahkan masih inget banget nih kalo weekend,, bapak malemnya ikutan ronda siskamling sampe subuh, jadinya habis subuh tidur karena malemnya ronda semalaman. Ibu baru ngebolehin saya ngebangunin Bapak kalo sarapan yang dibuat Ibu sudah siap. Jadi ketika bapak dibangunin, tinggal mand dan langsung sarapan, Subhanallah, hal-hal seperti ini adalah teladan yang baiknya kita contoh untuk kehiduan rumah tangga.  Ngga hanya ngurusin pekerjaan rumah, ibu juga memiliki peran sebagai bendahara  dalam rumah tangga, pemasukan dan pengeluaran semuanya diatur dan dicatat oleh ibu.  Sampai-sampai ibu punya buku agenda yang mencatat pengeluaran setiap harinya,,  lucunya, Bapak ngga bisa simpan rahasia kalo dapat uang bonus tak terduga dari kantor hehehe… awalnya diam-diam ngga bilang, ngga beberapa lama kemudian Bapak ngomong sendiri tadi dapat uang bonus apaan ke ibu hehehe masuk kas bendahara deh buat nraktir sekeluarga 😀  Selain jadi bendahara, ibu juga harus bisa jadi psikolog dan trainer motivasi, tempat curhat Bapak dan juga anak-anaknya serta motivator bagi kami sekeluarga. Subhanallah peranan Ibu sangat luar biasa. Ngga habis pikir kalau ada anak yang sampai durhaka pada Bapak Ibunya *na’udzubillah,, mumpung kita masih ada kesempatan, yuk doakan Bapak Ibu kita semoga Allah menyayangi mereka seperti mereka menyayangi kita sejak kecil, dan semoga Allah mengampuni dosa-dosa mereka… Amiinn. Berupayalah kita sebagai anak untuk bisa membahagiakan orang tua kita di dunia dan akhirat. Kasih mereka tulus kepada anak-anaknya 🙂

ibu rumah tangga

Bagi yang sudah menjadi istri dan ibu rumah tangga,, saya bisa membayangkan bagaiamana capenya jadi wanita super yang multitasking mengurus suami, mengurus dan mendidik anak, menyelesaikan perkerjaan rumah, bahkan pekerjaan kantor. Harus bisa memenej waktu dan tenaga. Salut banget pada kalian semuaa ^^. InsyaAllah pekerjaan-pekerjaan itu menjadi bentuk ibadah yang berpahala. Rasa capenya akan tertawar dengan berkahnya keluarga kalian yang  sakinah, mawaddah, wa rahmah yang diridhai Allah SWT. Semangat sobat ^^

Author: asa

Green lover ;)

4 thoughts on “Ibu rumah tangga, perkerjaan yang mulia :)”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s