It’s never too late to learn ^^

This Sunday morning, I’m gonna post a short writing in English. It’s one of my way to learn the English language. I realize that my English is not so good thus I will promise to myself for learning it from zero to my own hero 😀 and I’m sure it’s never too late to learn!

There are four foundations to learn a language: writing skill, listening skill, reading skill, and speaking skill. To improve it all when we learn the English language, I’ve found some tips that we can practice it daily:

  1. Think in English when you wanna write and speak in English. Not to translate it from the Indonesian to the English version. If you don’t know the vocab, try to explain it using your words.
  2. Reading some books or articles in English to enrich your vocabulary. There are a lot of resources from the Internet.
  3. Listening to TEDx talks. You not only get your vocab and listening skills improved but also so many knowledge got from there.
  4. Singing the western song,  you can practice your pronunciation, improve your listening skill and also your vocab.
  5. Speaking in English about anything, do it every day, at least one minute and record it in your recorder. It’s a way to make you get accustomed to speaking English every day even you have no partner to speak.

It’s simple, isn’t it? Force yourself to do it, enjoy your learning and value your time! ^^

Tips Agar Ngga Baper (Bawa Perasaan) dan Selalu Bersyukur #Beropini

Dear sob.. salah satu agenda saya di tahun 2018 ini adalah minimal memposting 1 (satu) postingan di blog  dalam sebulan 😀  Kebetulan lagi kepikiran gimana caranya agar ngga gampang baper dan selalu bersyukur akan hidup saya saat ini, so it will be better to post it in this blog for reminding me too 🙂

Hmmh saya awali dengan satu pertanyaan:  apa yang sobat lakukan di waktu luang? misal lagi nunggu temen yang janji ketemuan, lagi di perjalanan kereta atau commuter line, nunggu angkot, gojek,  dosen dateng,  rapat, dkk

Saya yakin mostly adalah megang dan  ngeliatin smartphone =) Dari pengamatan yang saya lakukan saat naik commuter line, kebanyakan si  nonton serial korea, nge-game, liat liat facebook (FB) dan  instagram (IG). Di jaman now ini, sosial media terutama seperti IG dan FB menjadi wadah bagi masyarakat milenial untuk mengabadikan dan membagikan moment-moment bahagia, mencari inspirasi dan informasi, promosi jualan, menjawab ke”kepo”an, bahkan bisa menjadi tempat curhat.

Popular social media website logos printed on paper and hanging
Gambar diambil dari sini

Kebiasaan  setiap hari melihat IG dan FB memiliki pengaruh yang besar bagi cara berpikir kita.  Di sosial media,  netizen pastinya memposting foto-foto yang bahagia, indah, dan nampak sempurna. Tak jarang kita jadi mupeng (muka pengen), iri, membandingkan dengan kondisi kita sekarang, jadi kurang bersyukur dengan apa  yang ada dan akhirnya baper 😦

So, menurut saya, terlalu sering melihat sosial media spt IG dan FB bisa menjadi andil dalam memberikan efek negatif bagi jiwa dan pikiran kita.. (ngga menampik bahwa ada efek positifnya juga yaa seperti bisnis, belanja online, dkk :))

Oleh karenanya, mengurangi untuk kepoin timeline instagram dan fb adalah salah satu tips ampuh untuk menjadikan kita pribadi yang ikhlas dan bahagia menerima diri dan kehidupan kita seperti apa yang ada sekarang dan tentunya mengurangi kebaperan kita setelah melihat sosmed. Lihatlah realita kehidupan di sekitar kita, banyak yang jauh di bawah kita, menghadapi problema – problema kehidupan yang beragam.. Hidup ga sesempurana di instagram yaa 😀

Intinya, bijaklah dalam menggunakan sosial media, niatkan penggunaannya untuk tujuan positif misal bisnis online, beli fashion, cari informasi positif, dan sebagainya..

Yuk, niatkan mulai kurangin aktivitas2 yang kurang penting yang membuat waktu kita terbuang sia-sia. Be productive sob!

 

Personal Development: Tips PeDe…

Assalamu’alaikum sob ^^

Lagi pengen banget nulis tapi yang singkat-singkat saja karena udah malam  😀  Btw ada yang pernah ikutan sekolah kepribadian? Kalau di daerah saya dulu si sepertinya belum ada yang namanya sekolah kepribadian, atau sayanya aja yang kurang update ya hehe.. Taunya dr tontonan  tv dimana orang-orang kaya biasanya punya guru privat yang mengajarkan bagaimana etiket yang baik dalam kehidupan sehari-hari mereka sehingga mereka bisa terlihat percaya diri, disegani, dan bisa menempatkan diri di berbagai kalangan.. Salah satu contoh sekolah kepribadian yang ternama di Indonesia adalah John Robert Power. Yaa kualitasnya sepertinya sudah ngga diragukan lagi lah ya..

Sepemahaman saya,  sekolah kepribadian bertujuan untuk  mengembangkan diri peserta didiknya menjadi pribadi yang berkarakter OK dengan mengindahkan apa yang menjadi kelebihannya dan menerima apa yang menjadi kekurangannya. Nah setelah dadakan teringat dgn sekolah kepribadian, secara tiba-tiba pula di blog ini, saya berkeinginan untuk berbagi apa yang sudah saya baca terkait pengembangan diri maupun etiket dalam kehidupan sehari-hari kita. Yaa buat reminder pribadi juga si 🙂

Ok, topik pertama yang ingin saya bagi dalam tulisan personal development yang pertama  ini adalah tips untuk menjadi lebih percaya diri. Tips ini saya baca dari media sosial John Robert Power Indonesia. This is it:

  1. Berhenti membandingkan. Fokuslah ke dirimu sendiri

  2. Relax. Ikuti jalan hidupmu dan jangan dibuat stress hal-hal yang kecil

  3. Cintai dirimu sendiri. Kamu itu anugrah. Ngga akan ada orang yang sama persis dengan kamu 🙂

  4. Selalu berpikir positif dan melihat kebaikan di segala situasi

Yuk coba kita praktikkan dalam keseharian kita. Semoga bermanfaat   ^^

realistic-thinking1