Intermezo :)

Ada humor yang baru saya baca, dari buletin FSI FEUI.. pokoknya lucu,, so baca aja ya!!!

Mengapa Saya Suka Bahasa Indonesia?

Bahasa Indonesia memang lebih nyaman. Coba aja ngomong kalimat-kalimat
di bawah ini.

Bahasa Indonesia:

“Tiga nenek sihir mengagumi tiga buah arloji merk Swatch. Nenek sihir
mana melihat pada arloji Swatch yang mana?”

Dalam bahasa Inggris:

“Three witches watch three Swatch watches. Which witch watch which
Swatch watch?

Bahasa Indonesia:

“Tiga nenek sihir biseksual mengagumi kenop-kenop dari tiga arloji
Swatch. Nenek sihir biseksual mana yang memandangi kenop arloji Swatch
yang mana?”

Dalam bahasa Inggris:

“Three switched witches watch three Swatch watch switches. Which
switched witch watch which Swatch watch switch?

Bahasa Indonesia :

“Saya beli kolak kolang-kaling 2 kilo di seberang sungai itu lho!!!”

Dalam bahasa jawa :

“Kula kulak kolak kolang kaling kalih kilo kulon kali kae lho!!!”

Coba kalo dibaca cepet.. pasti ribet lidahnya.. hehehe

Just intermezo 🙂

-Just Listen It-

Bulan Bintang -SAUJANA

Rembulan cahayanya menawan
Menerangi kegelapan malam
Berbintang sinar berkelipan
Menghiasi cahaya rembulan
Bulan dan bintang menjadi saksi kebesaran Illahi

Bintang-bintang bertaburan di angkasa, angkasa raya
Panduan mereka yang berkelana
Perjalanan oh rembulan merentasi cakrawala
Petunjuk perkiraan tahunan
Bulan dan bintang menjadi saksi kebesaran Illahi

Sinaran mentari menyinari
Bumi Tuhan ceria kembali
Awan berarak bebasnya
Memayungi alam semesta
Tunduk dan syukur pada Illahi kurniaan abadi

~ favourite easy listening music…

OOT : GANBATTE!! do your tasks ikhlas-ly and give the best!!!
Innallaha Ma’ana…

Akhirnya Tersadarkan Juga..

Alhamdulillah,, setelah sekian lama diri ini tak “sadarkan” diri, baru kemarin saya menyadari.  Ada proses pendewasaan menjelang bertambahnya usia,  makin berkurang saja jumlah hari  diri ini untuk bertemu dengan Malaikat Izrail.
Selama ini ke mana aja sa?

Diri ini makin sadar, tak selamanya apa yang diyakini itu benar adanya…
Diri ini makin sadar, tak selamanya apa yang diinginkan akan Dia berikan…
Diri ini makin sadar, tak selamanya apa yang kita pikir baik, baik juga menurut-Nya
Dan diri ini yakin..  Dia tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.

Terimakasih banyak, bagi dia yang menjadi media yang Allah pilih untuk ambil andil dalam proses pendewasaan diri ini..
Meski sakit, namun insyaAllah akan indah untuk selanjutnya dan selamanya..

Just enjoy the life.. Let it flows,, La Tahzan Innallaha Ma’ana!!!

~ Di bawah ini dapet dari milis
Siapakah orang yang manis senyumannya?
Orang yang mempunyai senyuman yang manis adalah  orang yang
ketika ditimpa musibah, lalu dia berucap “Innaa lillaahi wainna illaihi rajiuun.”
Kemudian berkata,”Ya Rabbi,  Aku ridho dengan ketentuanMu ini”, sambil mengukir senyuman. Maka berbaik hatilah dan bersabar… 🙂

Mengapa Islam Melarang Meniup Makanan atau Minuman?

Islam is perfect.. hal terkecil maupun berbagai hal lain yang kita anggap sepele, diatur dalam Islam, misalnya saja untuk memotong kuku.. ada aturannya juga, masih teringat benar sampai sekarang saat itu guru agama menjelaskan bagaimana cara memotong kuku.. dimulai dari jari tengah tangan kanan, bergerak ke jari manis dan kelingking, ibujari , dan telunjuk, then ganti tangan kiri mulai dari ibu jari berurut sampai kelingking, nah,, selanjutnya pindah ke kelingking kaki kanan bergerak berurut sampai kelingking kaki kiri.. Nah untuk aturan potong kuku ini, saya belom tau manfaatnya apa. Mungkin diantara pembaca ada yang mengetahuinya, tolong ditanggapi ya?

Bagaimana saat makan dan minum pun ada aturan mainnya, ga boleh berdiri saat makan maupun minum, kalo minum jangan langsung sekali teguk, dan juga jangan meniup makanan atau minuman. Sebagaimana dalam hadits, Ibnu Abbas menuturkan

“Bahwasanya Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam melarang bernafas pada bejana minuman atau meniupnya”. (HR. At Turmudzi dan dishahihkan oleh Al-Albani).


Barusan saya baca dari milis, dari situlah saya tau mengapa kita dilarang meniup makanan. Bersumber pada salah satu milis kimia di Indonesia, ternyata, saat kita meniup makanan atau minuman, tiupan kita itu mengeluarkan gas CO2 yaitu karbon dioksida, yang apabila bercampur dengan air (H20), akan menjadi H2CO3 (asam karbonat), yaitu sama dengan cuka, menyebabkan minuman itu menjadi acidic. Begitu pula dengan minum dalam sekali teguk, dalam sekali tegukan itu ada kemungkinan kita bernapas dan menghembuskannya saat kita minum, dan reaksi kimia di atas terjadi.

Subhanallah ya.. Selalu ada hikmah di balik semua aturan Islam.

Reminder for You!

Tulisan ini sekedar mengingatkan terutama bagi saya sendiri yang sampai sekarang sering lalai terhadap amanah yang diberikan orang tua

Pesan Ibuku :
1. Shalat!! Shalat!!
~ shalat wajibnya jangan sampe telat, jangan jadi abugi -istilah orang rumah bagi orang yg sholatnya di akhir waktu..
~ shalat dhuha dan tahajjudnya kudu rutin!
2. Baca Quran
~ setidaknya rutin setiap ba’da maghrib…
3. Jujur dan selalu ingat Allah dimana saja
4. Sopan dan ramah dimana saja dan kapan saja
5. Kreatif dalam kebenaran
6. Jaga kerapian dan kebersihan
~ wah.. ini nih sepertinya sulit ya dilakukan seorang mahasiswa, apalagi di saat2 banyak tugas n ujian.. bisa2 kamar kos nggak sempet diurus terlebih lagi cucian bakal numpuk.. tapi sebenernya bisa ko sesibuk apapun kita bwt menyediakan sedikit waktu untuk urusan ini..
ingat hadits : “Kebersihan adalah sebagian dari iman” 🙂
7. Selalu bawa uang dan yang hemat y!
~ Hmm… masalah klasik mahasiswa.. having fun di awal bulan dan sengsara di akhir bulan.. hehe, makanya kalo lagi ada duit banyak (baru dapet kiriman) jangan sampe tergoda buat beli wasting things ya 😉
8. Makan dan istirahat teratur
~ dirasa sulit.. terutama bagi deadliner, makanya jangan jadi deadliner lagi!
9. Jaga kesehatan
~ 4 sehat 5 sempurna n sempatkan berolahraga, at least jalan kaki
10. Berdoa ketika akan mengawali sesuatu (selalu diawali dengan Basmalah)
11. Ambil wudhu sebelum berangkat ke mana saja..

Nah.. sudahkah Anda melakukan itu semua?

~ daftar pesan ini diambil dari buku “Jadi Muslimah Kudu Sukses” dengan penambahan pesan dari  Ibu dan komentar pribadi