Kuret Karena Diagnosa Kematian Mudigah (Keguguran)

Assalamu’alaikum sob…

Alhamdulillah, 6 hari lalu saya selesai menjalani kuretase dan sekarang masih bed rest pasca kuret. Lewat postingan ini saya ingin berbagi informasi dengan sobat mengenai proses kuretase yang saya lakukan pekan lalu. Semoga postingan ini bisa menjadi tambahan pengetahuan bagi sobat yang akan melakukan operasi kuret.. 🙂

Setelah renovasi rumah kami di Bogor selesai akhir Oktober kemarin,  setiap weekend dalam 2 minggu sekali, saya dan suami menginap di rumah Bogor. Rencana awalnya, kami akan pindah ke rumah itu bulan Desember.. tapi berhubung awal November Alhamdulillah saya dinyatakan positif hamil, kami memutuskan untuk tetap tinggal di kontrakan daerah Ragunan yang dekat dengan kantor saya sebab kondisi saya saat awal hamil waktu itu gampang sekali capek dan sering mual muntah. Sampai suatu ketika weekend awal Desember kami menginap di rumah Bogor. Disana aktivitas kami banyak jalan-jalan dan bisa dibilang  cukup sangat melelahkan. Dan pada hari Minggu siangnya saya shock ada flek sedikit yang keluar. Saya sempat panik! Saya khawatir dan menelpon RSIA tempat saya kontrol dan ternyata hari Minggu ngga ada dokter obgyn yang praktik. Berulang kali saya cek apakah ada darah yang keluar setelahnya dan Alhamdulillah ngga ada sehingga saya menjadi cukup tenang namun kekhawatiran terus ada. Keesokan harinya, Senin,   kontrollah saya ke dokter kandungan di KMC (Kemang Medical Care). Saat itu sebelum cek usg, saya cerita ttg flek yang saya alami kemarin ke dr. Diah. Dokter bilang kalau flek itu hal biasa ketika seorang ibu mengalami kecapekan. Kemudian dokternya mengajak untuk usg. Dan… ya kejadian yang membuat saya shock dimulai! Ukuran janin bertambah panjang dari panjang janin minggu lalu. Ya, usianya sudah 9 minggu dan panjang janin sekitar 2,45 cm. Akan tetapi,, denyut jantung janin tidak ada 😥 Padahal minggu lalu saya kontrol, detak jantungnya ada dan normal sekitar 120 per detik. Kemudian dokternya coba usg trans vaginal, saya sudah mulai cemas dan dalam hati memotivasi janin dalam kandungan “Hayo dek tunjukin detak jantungmu yaah…”. Ternyata usg trans vaginal juga tidak mendeteksi detak jantung janin saya. Ya Allah, hati saya mulai hancur dan sediih banget… pengen nangis tapi saya tahan karena malu  juga kalau nangis sesenggukan di depan dokter dan susternya *suami saat itu menunggu di luar ruangan. Saya coba tetap menahan tangis saya,  dokter bilang kalau ini semua bisa terjadi karena keterbatasan alat, jadi saya diminta 2 minggu lagi kembali untuk cek usg ulang. Dokter bilang obat dan vitamin hamil yang biasa diminum tetap saja diminum selama 2 minggu itu. Dokter menyarankan juga jangan menyalahkan diri sendiri atau siapapun, saya harus ikhlas jika memang nanti janin saya memang sudah tidak ada karena itu memang kehandak terbaik dari Allah. Dokter juga bilang jika selama dalam 2 minggu itu terjadi pendarahan, saya harus segera ke RS. Saat itu saya sudah speechles ngga bisa bertanya lagi… Keluar dari ruangan, suami menghampiri dan tangis saya udah tidak bisa terbendung. Sudah tidak peduli dengan lalu lalang orang, saya menangis dan suami saya menenangkan dan memotivasi saya untuk selalu berpikir positif. Tangis saya tetap tak tertahan dalam perjalanan pulang dan ketika sampai rumah.. Sebelum tidur, saya mencoba ikhlas dan beristighfar.. bahwa itu semua sudah Qadarullah… InsyaAllah itulah yang terbaik buat kami saat itu. Semenjak itu, rasa mual dan muntah saya sudah mulai berangsur-angsur hilang dan saya pun sudah mulai ikhlas dan legawa. Seminggu setelahnya, saya coba ke dokter Giri di RSPI untuk second opinion, disana alat USG nya terlihat detail aliran darah dalam rahim. Dan dokter Giri juga menyatakan kalo janinnya sudah positif tidak ada (fetal death) diindikasikan dengan tidak terlihatnya aliran darah ke janin.. dokter Giri menyarankan untuk segera kuret. Saat itu saya sudah mempersiapkan diri untuk ikhlas dan tegar untuk mendengar  hasil apapun dari analisa dokter. Dan, beberapa hari kemudian saya kembali ke KMC untuk konsultasi kuret. Jadwal kuret dijadwalkan hari Rabu, 16 Desember 2015. Yaa baru ngeh ternyata bertepatan dgn ultah kantor..

Seperti apa proses kuret yang terjadi? Hoya kuret itu apa? Kuret adalah proses pembersihan rahim dari sisa jaringan kehamilan yang masih ada. Ada juga beberapa orang yang keguguran tapi tidak harus dikuret karena biasanya mereka sudah mengalami keguguran alami yakni pendarahan alami yang semua jaringan keluar dengan sendirinya sehingga rahimnya bersih dari jaringan sisa-sisa kehamilan.

Hari itu, Rabu pagi saya dan suami sudah berada di KMC jam 6 pagi. Saya melakukan tes lab kemudian dibawa ke ruang observasi persalinan lantai 2. Sekitar jam setengah 11 suster dan bidan memasukkan obat melalui vagina agar obat itu larut, obat itu untuk membuka jalan lahir. Efek beberapa saat setelah obat itu larut adalah perut rasanya mulas, sakit sangat dan badan sempat menggigil.. Ya Allah seperti itu ya rasanya melahirkan.. Dua jam kemudian suster menginfus saya dan memasukkan cairan yang digunakan untuk melancarkan aliran darah. TIdak lama setelah cairan infus dimasukkan, perut makin mules dan” brusss” keluar cairan yang ternyata darah yang sangat banyak melalui  jalan lahir. Saya banyak baca sholawat dan istighar, sambil menikmati rasa sakitnya sembari menunggu waktu operasi kuret jam 5 sore.

Jam 5 sore, saya dibawa ke meja operasi. Rada parno melihat isi ruang operasi plus hawa dinginnyyaa.. Dokter anestesi dan dokter obgyn lalu datang. Posisi kaki saya dianaikkan dan diletakkan di alat penyangga. Lalu Dokter obgyn tanya mau mimpi apa mba Asa nanti? Dan kemudian dokter memasukkan cairan infus. Itu hal yang saya ingat terakhir sebelum akhirnya saya terbangun dimana sudah tidak ada orang dalam ruang operasi kecuali suster. Sudah selesai ya sus? Itu pertanyaan pertama yang saya tanyakan ketika tengah tersadar. Nampaknya saya dibiarkan dahulu untuk pemulihan pasca anestesi.. Adzan maghrib berkumandang dan saya sendirian di ruangan itu merasa haru, Alhamdulillah terimakasih ya Allah operasi kuretnya berjalan lancar. Kalau ditanya sakit ngga? Ngga sakit kok, karena kita dibius total. Yang sakit malah sebelum kuret yakni setelah dirangsang melalui obat untuk membuka jalan lahir.

Yaa itulah pengalaman kuret saya,,  pengalaman yang sangat berharga buat kami berdua. Pengalaman yang mebuat kami insyaAllah akan lebih berhati-hati menjaga kehamilan terutama pada tri semester pertama karena masa itu sangat rawan… Tetep semangat sob, semoga kita semua diamanahi keturunan yang soleh solehah amiinn ^^

 

Rahman Ya Rahman…

Assalamu’alaikum sobat,, lama tak bersua  yaa kita di dunia maya 🙂

By the way  ada nasyid favorit akhir-akhir ini, tentang Al-Quran.. yang dibawain oleh imam dan hafidz yang ngga asing lagi di telinga kita, Mishari Rashid Al-Afasy

rahman.jpg

Cekidot ya via video ini,, liriknya sangat menyentuh hati…

رحمن يا رحمن
ساعدني يارحمن
اشرح صدري قرآن
أملأ قلبي قرآن
واسقي حياتي قرآن

Rahman.. Ya Rahman
Bantulah aku duhai Yang Maha Penyayang
Penuhi dadaku dengan Al-Qur’an
Lapangkan hatiku dengan Al-Qur’an
Sirami hidupku dengan Al-Qur’an

لله لله يهفو أملي لله
ولحفظِ كتابِ الله
من أولِ باسم ِ الله
للختم وللرضوان

Karena Allah, Begitu mendalam keinginanku karena Allah
Bisakah aku mempelajari Al-Qur’an
Dimulai dengan “Bismillah”
Hingga khatam dan meraih keridhoan-Mu

Rahman.. Ya Rahman
Bantulah aku duhai Yang Maha Penyayang
Penuhi dadaku dengan Al-Qur’an
Lapangkan hatiku dengan Al-Qur’an
Sirami hidupku dengan Al-Qur’an

رحمن يا رحمن
ساعدني يارحمن
اشرح صدري قرآن
أملأ قلبي قرآن
واسقي حياتي قرآن

Rahman.. Ya Rahman
Bantulah aku duhai Yang Maha Penyayang
Penuhi dadaku dengan Al-Qur’an
Lapangkan hatiku dengan Al-Qur’an
Sirami hidupku dengan Al-Qur’an

يا نور يا نور
يا مــُـحكم يا تنزيل
لمحمد عن جبريل
من رب العرش دليل
للعالم والأنسان

Ya Nuur. Ya Nuur.
Al-Qur’an diturunkan kepada yang terpilih
kepada Muhammad (SAW), melalui Jibril
Panduan dari Tuhan Arsy
Bagi semesta alam dan manusia

تكبير تكبير
للحافظِ وهو صغير
وضـّاء العين قرير
يحملُ فجراً ليــُـنير
بتلاوته الأكوان

Takbir, Bertakbirlah
Untuk yang telah belajar Al-Quran sedari kecil
mata menerangi dengan ketenangan dan kedamaian
bersinar laksana cahaya subuh
dengan tilawah Al Qur’annya

Rahman.. Ya Rahman
Bantulah aku duhai Yang Maha Penyayang
Penuhi dadaku dengan Al-Qur’an
Lapangkan hatiku dengan Al-Qur’an
Sirami hidupku dengan Al-Qur’an

رحمن يا رحمن
ساعدني يارحمن
اشرح صدري قرآن
أملأ قلبي قرآن
واسقي حياتي قرآن

Rahman.. Ya Rahman
Bantulah aku duhai Yang Maha Penyayang
Penuhi dadaku dengan Al-Qur’an
Lapangkan hatiku dengan Al-Qur’an
Sirami hidupku dengan Al-Qur’an

الله الله اللهم اجمعنا
بكتابك وانفعنا
واجعله لنا حصنا
وهد ن أبدا وأمان

Wahai Allah, kumpulkanlah kami bersama
dengan kitab-Mu dan berilah kami manfaat
menjadi benteng pertahanan kami
penenang dan pembimbing yang abadi bagi kami

رحمن يا رحمن
ساعدني يارحمن
اشرح صدري قرآن
أملأ قلبي قرآن
واسقي حياتي قرآن

Rahman.. Ya Rahman
Bantulah aku duhai Yang Maha Penyayang
Penuhi dadaku dengan Al-Qur’an
Lapangkan hatiku dengan Al-Qur’an
Sirami hidupku dengan Al-Qur’an

رحمن يا رحمن
رحمن يا رحمن

Rahman.. Ya Rahman
Rahman.. Ya Rahman

“Kun Anta Tazdad Jamala” :)

Assalamu’alaikum sob… gmn kabar hari ini?

Beberapa waktu lalu ada teman yang posting video lagu berbahasa arab di group WA.. Suka deh lagunya, apalagi liriknya bagus banget maknanya. Judulnya “Kun Anta”  (Be Yourself) yang dinyanyiin oleh Humood ALkhudher.. Ternyata udah banyak orang yang meng-cover lagu ini di youtube 😀 Ini versi penyanyi aslinya:

لِأُجَارِيْهِمْ، قَلَّدْتُ ظَاهِرَ مَا فِيْهِمْ

In order to keep up with them, I imitated their looks and exterior

Untuk bersama mereka, Aku meniru rupa dan apa yang dizahirkan mereka

فَبَدَوْتُ شَخْصاً آخَرْ، كَيْ أَتَّفَاخَر

So I became someone else just to boast,

Supaya aku menjadi seorang yang berbeza hanya untuk berbangga

وَ ظَنَنْتُ أَنَا، أَنِّي بِذَلِكَ حُزْتُ غِنَى

And I thought that through that I gained a fortune

Dan aku sangkakan  jika aku lakukan seperti itu akan akan peroleh kelebihan

فَوَجَدْتُ أَنِّي خَاسِر، فَتِلْكَ مَظَاهِر

But I found that I’d lost, for these are mere appearances

Tetapi apa yang aku dapati hanyalah kerugian, disebabkan luaran semata-mata ini

كورَس:

 لَا لَا

No No

لَا نَحْتَاجُ الْمَالَ، كَيْ نَزْدَادَ جَمَالًا، جَوْهَرْنَا هُنَا، فِي الْقَلْبِ تَلَالًا

We don’t need wealth in order to increase in beauty, Our essence is here, in our hearts it shines

Kita tidak memerlukan harta untuk menambahkan kecantikan, Kecantikan dalaman (jauhari) ada di sini di dalam hati ia bersinar

لَا لَا

No no

Tidak, tidak

نُرْضِي النَّاسَ بِمَا لَا، نَرْضَاهُ لَنَا حَالًا، ذَاكَ جَمَالُنَا، يَسْمُو يَتَعَالَى

We will not seek to please others with that which we deem unbefitting for ourselves, That is our beauty, rising and ascending above

Kita tidak perlu memandang pandangan orang lain untuk apa yang kita tidak ada

Itulah kecantikan kita semakin bertambah dan meningkat ke atas

Oh Wo Oh, Oh Wo Oooh, Oh Wo Oh, Oh Wo Oooh, Oh Wo Oh, Oh Wo Oooh

كُنْ أَنْتَ تَزْدَدْ جَمَالاً

Be yourself and you will increase in beauty

Jadilah dirimu sendiri pasti akan bertambah kecantikan yang sedia ada

أَتَقَبَّلْهُمْ، النَّاسُ لَسْتُ أُقَلِّدُهُمْ

I accept people but I don’t imitate them

Sungguhpun aku menerima mereka tetapi tidak pula aku meniru perwatakan mereka

إِلَّا بِمَا يُرْضِينِي، كَيْ أُرْضِينِي

Except for what I agree with, to satisfy myself

Melainkan apa yang aku terima itu aku redha

سَأَكُوْنُ أَنَا، مِثْلِي تَمَامًا هَذَا أَنَا

I will just be myself, just the way I am, this is me

Aku ingin menjadi diriku sendiri seperti diriku sendiri, Inilah aku

فَقْنَاعَتِي تَكْفِينِي، ذَاكَ يَقِينِي

My conviction suffices, this is my certainty

Kepuasanku mencukupi untuk diriku, Inilah keyakinanku

#كورَس

سَأَكُونُ أَنَا، مَنْ أَرْضَى أَنَا، لَنْ أَسْعَى لَا لِرِضَاهُمْ

I’ll be what I please to be, I won’t seek their acceptance

Aku akan mengikut kemampuan diriku, Aku tidak perlukan orang lain menerimaku

وَأَكُونُ أَنَا، مَآ أَهْوَى أَنَا، مَالِي وَمَا لِرِضَاهُمْ

I’ll be whom I love to be, Why would I care about their acceptance

Aku akan jadi apa yang aku cintai ,Kenapa aku perlu peduli tentang penerimaan mereka terhadapku

سَأَكُونُ أَنَا، مَنْ أَرْضَى أَنَا، لَنْ أَسْعَى لَا لِرِضَاهُمْ

I’ll be what I please to be, I won’t seek their acceptance

Aku akan mengikut kemampuan diriku, Aku tidak perlukan orang lain menerimaku

وَأَكُونُ أَنَا، مَآ أَهْوَى أَنَا ، لَنْ أَرْضَى أَنَا بِرِضَاهُمْ

I’ll be whom I love to be, Why would I care about their acceptance

Aku akan jadi apa yang aku cintai ,Kenapa aku perlu peduli tentang penerimaan mereka terhadapku

 :  حمود الخضر

Sehat Itu Nikmat…

Assalamu’alaikum sob, I”m back again!! 😀

Btw akhir2 ini badan sering tepar,, belum lama sembuh dari flu eh pilek mulai bertamu lagi.. kayaknya cuaca kurang OK ni buat badan yang belum fit benar.. Hmmmh kalo udah sakit,, rasanya sehat itu hal yg berharga banget yaa!

Pagi ini entah kenapa sadar kembali untuk olah raga lagi.. Rasanya kalo badan sehat itu banyak hal yang bisa kita lakukan,, waktu berasa produktif banget… Belum lama ini banyak ngobrol dengan orang-orang yg produktif memanfaatkan waktunya,, pengen bangettt bisa meniru mereka… Tapi kalo badan ga fit biasanya saya mudah teridur,, rasanya sayang banget waktu yang ada tidak dimanfaatkan untuk hal-hal lain yang lebih bermanfaat daripada kebanyakan tidur 😀 Kapan itu juga pernah ngobrol dengan seseorang yang keliatan bugar selalu tiap hari,, yaa cocok lah jadi foto model  atau artis dia 😛 dan usut punya usut ternyata setiap malam sebelum tidur,, dia selalu olah ragaa *noted!

Olahraga yang saya suka selama ini adalah senam. Dan alhamdulillah ternyata banyak banget video-video senam seperti yoga, aerobik dll di internet kalo kita niat nyari 🙂 Baiklah,, tulisan ini buat reminder pribadi  untuk semangat berolahraga..  sambil menunggu dumbbel dan r*eb*k speed rope yang dipesan barusan ^^

Salam olahraga! olah raga

Bagaimana Resolusi 2015 mu?

Hai sob,, udah hari ke-13 di bulan februari nii.. Gimana resolusi sobat udah terlaksana belom? 😀 sudah hari ke 44 dari 365 hari di tahun 2015, kurang lebih sudah 12% perjalanan dalam tahun 2015 ini.. Wahhhh ga berasaaa ><”

Semoga segar kembali semangat untuk mencapai resolusi-resolusinya yaa. Anyway, bener banget kalo lingkungan itu bisa mempengaruhi kita, maka bergaullah kita dengan orang-orang yang positif, yang bisa mengingatkan kita disaat kita terpuruk dan tak semangat, yang membuat kita bangkit untuk ber-fastabiqul khoirot…

Saya  menulis postingan ini karena chat tadi pagi dengan seorang kawan,, subhanallah dia lagi semangat menjalankan target-targetnya di tahun 2015 ini, seperti baca buku, rutin baca Al-Qur’an, mulai menghafal, dll.. Ya saya jadi tertohok banget td, udah 44 hari berjalan dari awal tahun tapi nampaknya banyak target yang belom terlaksana optimal, target hablumminallah dan hablumminannas… Hiyaa UP UP UP! Sebelom terlambat, bangkitkan lagi ghirah mu sob, gapai resolusi 2015! Semoga Allah memudahkan dan memberkahinya amiin ^^

Obat Kangen Semangat ESQ; Menjadi Pribadi yang Lebih Baik (edisi lanjutan) ^^

Perjuangan yang sesungguhnya ada di aktivitas keseharian kita.. Yap buat merecharge semangat dan remind biar ON lagi semangat diri, pengen mengabadikan cuplikan instrumen yang ada di training lalu (sumber video dari youtube)…

Mars 7 Nilai Dasar ESQ (lihat disini)

Tujuh  nilai dasar ESQ

Jujur, Tanggung Jawab,

Visioner, Disiplin, Kerjasama

Adil, Peduli

Nilai dasar tanamkan di hati

Menjadi prinsip diri

Memupuk potensi nurani

Bakti diri pada Illahi

Derap langkahku

Tegap serempak

Lantang suaraku

Tegas suarakan nilai dasar ESQ

Dan buah tangan poto yang diambil :

7nilaidasaresq

Foto Pak Sugiharto, Pakar EQ (Komisaris Utama Pertamina) saat memberikan sambutan:

Komisaris Utama Pertamina

 

 

 

Obat kangen juga, Pak Ary memberikan tips menghapalkan Asmaul Husna, lewat nada yang dulu beliau ciptakan di depan Ka’bah, haru mendengarkan Asmaul Husna,, biasanya nada Asmaul Husna ini juga digunakan oleh santri AA Gym sebelum AA Gym memulai tausiyahnya 🙂

Instrumen yang membuat kita relaks dan hati tenang ada instrumen “Koi” dari Kitaro (lihat disini) dan ilustrasi flying eagle (lihat disini). Terenyuh hati melihat gambar-gambar begitu i ndahnya alam semesta ini.. MasyaAllah.. Nikmat yang manakah yang kan kau dustakan? Alhamdulillah….

Katakanlah: “Perhatikanlah apa yaag ada di langit dan di bumi. Tidaklah bermanfaat tanda kekuasaan Allah dan rasul-rasul yang memberi peringatan bagi orang-orang yang tidak beriman”.
(QS: Yunus Ayat: 101)

Dan ada lagi video pengingat untuk meremind materi training  esq: “Demi Matahari” by Snada (lihat disini) dan Mars ESQ (lihat disini). Jadi kangen lagi ama ESQ 🙂

Pagi! Bismillah ^^

Pengalaman Ikut ESQ 165 Training

Assalamu’alaikum sob,  Alhamdulillah sudah memasuki awal bulan Februari, ga berasa yaa, makin berkurang kesempatan kita hidup di dunia, semoga sisa usia makin bekah yaa  ^^

Kali ini saya mau menceritakan pengalaman mengikuti training ESQ 165 Eksekutif angkatan 141 tanggal 24 dan 25 Januari kemarin. Bermula dari cerita ibu-ibu di kantor yang dulu pernah mengikuti training ESQ, saya makin mantap merogoh kocek  untuk mengikuti training ini. Yaa bisa dibilang mahal si untuk training yang hanya dua hari, tapi insyaAllah worth it ke depannya buat kehidupan kita. Saya tau ttg ESQ saat duduk di bangku SMA. Sejak SMA,  saya suka nyari-nyari bacaan di perpustakaan sekolah tertutama bacaan bertema psikologi, seperti EQ, Quantum Learning, SQ, dan akhirnya menemukan buku ESQ karya Ary Ginanjar Agustian. Saat itu yaa sekedar baca-baca saja,, berlanjut saat kuliah, saat mampir di perpus pusat kampus , ternyata  ada koleksi  buku jilid  1 dan jilid 2 ttg ESQ Ary Ginanjar. Dari situ saya baca seksama apa sih sebenarnya yang dibahas dalam buku itu. Buku yang bagus dan menarik! Sampai-sampai saya pengen banget ikutan training nya waktu itu. Tapi berhubung uang yang dipunya sat kuliah dulu selalu pas habis tiap akhir bulan, akhirnya keinginan itu lama-lama memudar dan menghilang ditelan jaman 😀 Sampai pada akhirnya, keinginan itu tiba-tiba kembali muncul  akhir tahun lalu. Dan finally keinginan yang telah lama hilang itu kembali muncul dan saya mantap untuk ikut itu training dan booking tiketnya.

Hari Pertama,

Lokasi training diadakan di Menara 165, Jakarta Selatan. Gedung yang ada lafadz Allah di menara teratasnya dan lokasinya tidak jauh dari tempat saya bermukim. Kali pertama datang, kita disambut para panitia yang ramah-ramah yang mengarahkan kita untuk mengisi form registrasi terlebih dahulu. Kalau dilihat dari absensi, kebanyakan yang ikut atas nama perusahaan. Dan yang ikut pribadi juga bisa dibilang cukup banyak. Saat mengisi registrasi, Alhamdulillah nambah teman baru, dan  kami bisa langsung akrab sampai-sampai dikira teman satu perusahaan oleh yang lain hehehe.. Asiik dapet teman baru, jadi ga sendirian kayak anak ayam keilangan induk deh di sana 😛

Di hari pertama, yang memberi sambutan saat itu adalah Pak Sugiharto,, komisaris utama Pertamina. Subhanallah tenang banget gaya bicaranyaaa.. dan yang pasti inspiring banget tanpa ada kesan menggurui. Beliau diminta tolong oleh Pak Ary untuk memberikan sambutan terlebih dahulu karena Pak Ary nya masih otw baru pulang dari Medan *ternyata Pak Sugiharto pakar EQ loh. Saat itu training dihadiri juga oleh Gubernur Gorontalo, mantan rektor UI, Pak Gumilar, dan beberapa tokoh Indonesia lainnya.. Hari pertama ini kita diberikan pelatihan Outer Journey dan sebagian Inner Journey. Settingan Ruang Granada yang elegan dengan dinding laksana langit malam penuh bintang, membuat saya bisa merasakan feelnya ketika ada penjelasan tentang alam semesta dengan ilustrasi galaksi luar angkasa. Di training ini, tidak ada aktivitas mencatat,, tapi trainer dan kru benar-benar mengkondisikan bagimana training yang diberikan mereka bisa menghujam di hati pesertanya. Di dalam metodenya ada semacam muhassabah yang akhirnya membuat kita sadar dan membuka mata, hati, dan telinga kita bahwa Allah itu Maha Besar, Tiada Tuhan Selain Allah dan Nabi Muhammad benar-benar utusan Allah. MasyaAllah, banyak fakta-fakta ilmiah diungkap disini yang ternyata sesuai dengan kalam Allah yang tertuang di dalam Al-Qur’an. Begitu keluar ruangan, mata kami kebanyakan pada sembam karena menangis saat muhassabah. Ga hanya nangis mulu, ada yel-yel dan gerakan-gerakan untuk penyemangat. Yang saya suka di training ini, tiap datang waktu sholat, saat itulah break.. dan juga tempat duduk antara peserta pria dan wanita tidak dicampur namun masih dalam satu ruangan. Anyway selepas muhassabah, rasanya kita kenal banget dengan teman yang duduk di samping kanan kiri kita,, saling salam semut (salaman sambil berpelukan) dan seakan-akan berasa  dia adalah sahabat lama kita. Trust it! :))

Hari kedua,

Melanjutkan materi hari pertama. Metode dasarnya juga sama, ada narasi muhassabah. Selain itu ada game kecil yang digunakan. Hari kedua ini Alhamdulillah bisa dapet feel-nya. Yaa lagi-lagi keluar dari ruangan, mata jadi sembam hehe. Hoya saat itu ada artis yang juga jadi peserta, pada inget Cesar kan yang dikenal dulu dengan Goyang Cesar. hehehe waktu itu pas lagi break duduk makan snack, si Cesar lewat di depan saya dan usil yaa dia, dia ngeledek saya dibilangnya “Pasti habis mewek yaaa tadi” hahah sambil ngece gitu ngeliatin saya yang bermata sembam. Saya cuma bisa ketawa saat itu 😀 Hari kedua ini hari terakhir training, dan benar ada klimas di dalamnya. Muhassabah puncak dari 2 hari training. Mantap metodenya.. sampai-sampai yang sedang sakit atau punya penyakit jantung dilarang mengikuti aktivitas ini 😛 Penasaran kan? haha makanya ikutan *loh 😀

Training ini juga dikaitkan dengan bagaimana kita bekerja dan beraktivitas di kehidupan sehari-hari kita. Bukannya bermaksud menjadikan kita orang alim yang bersih dari dosa dan mengabaikan keduniaan, tapi lebih membentuk pola pikir kita untuk berbuat baik dan seimbang di dunia untuk tujuan akhirat. So far, Alhamdulillah  training ini membekas buat saya. Kalau sobat lagi cari-cari informasi ttg training ini dan masih ragu apakah bermanfaat atau ngga, yaa itu semua kembali ke diri kita sendiri. Intinya, saat sobat ikut training ini, buka hati dan pikiran,, ambil yang positif menurut sobat karena setiap metode pasti ada positif dan negatifnya.

Baiklah, sekian laporan singkat dari saya.. Semoga bermanfaat ^^

Anyway, saya merinding ketika melihat video Pak Ary yang berada di bukit Thursina saat matahari terbit, bukit Thursina merupakan bukit suci dimana Nabi Musa menerima wahyu langsung dari Allah… Di video itu, Pak Ary membacakan makna beberapa ayat dalam surat As-Syams:

Demi Matahari Dan Sinarnya Di Pagi Hari,
Demi Bulan Apabila Ia Mengiringi,
Demi Siang Hari,
Bila Menampakkan Dirinya,
Demi Malam Apabila Ia Menutupi..

Demi Langit Beserta Seluruh Binaanya,
Demi Bumi Serta Yang Ada Di Hamparannya,
Demi Jiwa Dan Seluruh Penyempurnaanya ..

Allah Menciptakan Sukma Kefasiqkan dan Ketaqwaan,
Beruntung Bagi Yang Mensucikannya,
Merugi Bagi Yang Mengotorinya ..

 

Ya Allah, sungguh Maha Besar Engkau Ya Allah.. Tiada Tuhan Selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah…