Menghilangkan Jerawat dengan Sudocrem | Tips

Suatu ketika di group emak2 ada yang membahas masalah ruam popok pada bayi. Salah satu krim penyembuh ruam popok yang direkomendasikan di group itu adalah krim yang bernama “Sudocrem”. Selain dapat menyembuhkan ruam popok pada bayi, ada emak yang bilang  kalau Sudocrem juga bisa dipakai untuk nyembuhin jerawat, sudah proven ke si emak yang bilang tadi..  Hmmmh nice info! *langsung dicatet di ingatan, salah satu tips ampuh menghilangkan jerawat  🙂

Waktu  lagi rame-ramenya bahas krim itu di group,  alhamdulillah si anak sholehku  ga mengalami ruam popok so ga ada kebutuhan untuk beli krim anti ruam tadi. Dan saya juga  lagi rajin cuci muka dan jaga  makanan,  jadi alhamdulillah lagi ga berjerawat. Padahal klo lagi berjerawat, boleh juga tuh dicoba sudocrem untuk menghilangkan jerawat  😀

Nah selang setahun, jerawat di wajah mulai bermunculan akibat malas cuci muka, gampang stress, jarang mengkonsumsi sayur dan buah,  minum air putih pun seperlunya kalau lagi haus. Akhirnya, mulai berniat memperbaiki pola hidup yang ngga sehat tadi agar jerewi jerewi yang bermunculan tadi tidak semakin bertambah. Dan saya juga cari-cari info bagaimana menghilangkan jerawat tadi dalam waktu yang tidak lama. Terbukalah memori lama, sehingga pilihan saya jatuh pada Sudocrem karena Sudocrem aman digunakan untuk bayi jadi insyaAllah aman juga untuk kulit saya yang sensitif.

Langsung saja saya bergegas ke apotek Century deket kantor untuk membeli Sudocrem. Sudocrem yang dijual ada 2 size yaitu isi 125 gram dan 60 gram. Saya membeli yang isinya 60 gram karena ini ceritanya sedang mencoba-coba apakah benar ampuh atau tidak untuk menghilangkan jerawat *ngga mau rugi kalau tidak cocok  😛
Harganya kalau tidak salah Rp 79.000,00.

Ini dia wujud krimnya :

sudocrem yang ampuh menghilangkan jerawat

Penampakan krimnya :

isi sudocrem

Alhamdulillah, akhirnya sudah dapat krimnya. Malam sebelum tidur saya cuci muka terlebih dahulu kemudian keringkan wajah dengan handuk. Oleskan krim sudocrem ke titik titik wajah yang berjerawat. Syukurnya ngga ada reaksi negatif pada kulit seperti perih, gatal, dll. Biarkan di wajah semalaman..Keesokan paginya, bangun tidur saya langsung bergegas menuju cermin *kepo apakah berefek  tidak si krim semalam untuk menghilangkan jerawat 😀

Taraaa, jerawatnya mengering, masyaAllah.. dan fix saya sepakat dengan emak2 yang bilang kalo Sudocrem memang bisa dibuat untuk menghilangkan jerawat 🙂
Sampai sekarang saya masih pakai krimnya untuk menghilangkan bekas dari jerewi jerewi yang sudah kering tadi.

So, kalau sobat lagi ada jerawat membandel di wajah, krim Sudocrem boleh jadi salah satu referensi yang bisa dipakai untuk menghilangkan atau mengempiskan jerawat  ^^
Anyway, Sudocrem bisa dibeli di apotek Century, Watson, Guardian, dan via online juga bisa.

Semoga bermanfaat ^^

 

 

 

 

Lepas dari Skincare Krim Dokter…

Assalamu’álaikum, finally ini dia postingan pertama di tahun 2018 ^^

“Perempuan itu harus menjaga penampilan, ya di saat gadis, sudah menikah,  menjadi ibu-ibu bahkan nenek-nenek. Perempuan itu kudu yang bersih dan cerah  (baca: tidak kumal) baik di rumah maupun di luar rumah..”  Itu pesan ibu kepada saya yang terkadang malas melakukan perawatan  wajah at least pakai bedak 😀

Yaa saat itu wajah saya bisa dibilang kusam dan berjerawat hingga pada akhirnya saya melakukan perawatan kulit wajah ke Dokter Spesialis Kulit yang cukup populer dan bagus review-nya,  dimana salah satu kliniknya ada di Cinere. Alhamdulillah ada perubahan yang memuaskan dan saya cocok dengan dokternya. Beliau praktik di Prima Husada Cinere dan RS Premier Bintaro, namanya dokter Dewi Martini.. Next nya saya tulis reviewnya yaa 🙂

Hampir 3 tahun saya menggunakan krim2 dari dokter. Saat tempat kerja penugasan saya cukup jauh dari Cinere, saya tidak lagi melanjutkan perawatan dan memutuskan untuk beralih ke produk yang banyak dijual di pasaran. Setelah lepas dari krim2 dokter, terutama setelah ngga pakai krim malam lagi, wajah memang ngga jadi secerah saat masih menggunakan krimnya. Oleh karenanya, hal terpenting adalah harus punya tekad yang kuat untuk lanjut lepas dari krim2 dokter dan optimis insyaAllah wajah bisa cerah kembali dengan perawatan yang continue dan disiplin 🙂

Apa saja produk yang saya gunakan untuk merawat kebersihan wajah? Ngga banyak, cuma sabun cuci muka, pelembab, bedak, dan masker (masih belum rutin :P).  Produknya pun mudah ditemui di beberapa apotik dan supermarket di Jakarta. Lalu, pertanyaan berikutnya, apakah skincare atau kosmetik tersebut  aman buat ibu hamil ? Alhamdulillah aman saat digunakan waktu hamil kemarin. InsyaAllah sebelumnya juga searching2 dulu produk skincare yang aman buat ibu hamil dan ingredients apa yang ga boleh dipakai saat hamil (bisa dilihat di artikel ini : klik disini ) ..Anyway,  ini dia  listnya 😀

  1. Sebamed Cleansing Foam
  2. Pelembab Cetaphil
  3. Bedak Tabur Marcks
  4. Masker Kefir (mau nyobain rutin 🙂

Itu produk2 yang Alhamdulillah cocok di saya. Ada sobat yang pakai juga kah?

Perlu diingat sob, cocok tidaknya beda-beda yaa di masing-masing individu. Intinya, kalo kita sudah cocok terhadap produk perawatan yang menurut kita OK, disiplinlah dalam menggunakannya.

Selain disiplin, saran dari dokter agar kulit kita sehat dan terawat adalah:

  • Perbanyak minum air putih (minimal 2 liter dalam sehari)
  • Makan buah dan sayuran
  • Tidak boleh stress 
  • Sepulang beraktivitas dan sebelum tidur, harus cuci muka dan badan kita mesti dibersihkan. Minimal kalau kemalaman untuk mandi, cukup dilap dengan washlap
  • Dan yang paling utama, perbanyak air wudhu dan beribadah pada Allah SWT.

InsyaAllah kecantikan luar dan dalam kita terpancar. Aamiin ^^

cuci muka